CARAPANDANG - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon memastikan bahwa buku sejarah nasional terbaru berjudul Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global resmi dapat diakses oleh masyarakat mulai Agustus 2026. Pernyataan tersebut disampaikan usai melaksanakan salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
"Selesai substansinya, sedang kita edit perwajahan dan desain bukunya. Insya Allah nanti bulan Agustus ini bisa diakses oleh publik," ujar Fadli Zon dikutip Tirto.id.
Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia ini melibatkan 123 sejarawan dari 34 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Buku setebal 10 jilid tersebut mengulas perjalanan bangsa dari era Nusantara hingga kondisi terkini pasca reformasi tahun 2024.
Fadli Zon menegaskan bahwa buku tersebut tidak akan diperjualbelikan. Masyarakat dapat mengaksesnya secara gratis dalam format digital (PDF) melalui laman resmi Kementerian Kebudayaan dan berbagai platform mitra lainnya.
"Karena ini dibiayai oleh APBN, pasti gratis. Nanti akan mudah untuk diakses," tegasnya.
Proses penerbitan buku ini bukannya tanpa polemik. Fadli mengakui adanya kritik dan masukan dari publik yang sempat meminta proyek ini dihentikan. Namun, ia menilai hal tersebut sebagai bagian dinamika demokrasi yang wajar.
"Ini ditulis oleh ahlinya, sejarawan Indonesia. Bukan ditulis oleh saya," imbuhnya.