Beranda Berita BRIN: Dapur MBG Masih Terpusat di Pulau Jawa dan Wilayah Barat Indonesia

BRIN: Dapur MBG Masih Terpusat di Pulau Jawa dan Wilayah Barat Indonesia

BRIN menemukan pola di mana sebaran fasilitas penyediaan makanan tersebut justru bergerak mengikuti kepadatan populasi layaknya pembukaan lokasi usaha komersial pada umumnya.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG - Peneliti Pusat Riset Kependudukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Yanu Endar Prasetyo memaparkan hasil riset spasial yang menunjukkan bahwa keberadaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terpusat di Pulau Jawa dan wilayah barat Indonesia.

Berdasarkan analisis data terhadap 27.477 dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, BRIN menemukan pola di mana sebaran fasilitas penyediaan makanan tersebut justru bergerak mengikuti kepadatan populasi layaknya pembukaan lokasi usaha komersial pada umumnya.

"Semakin sedikit dapur itu yang berada di daerah yang miskinnya tinggi, stuntingnya tinggi, kerentanan pangannya tinggi, justru dapurnya sangat sedikit. Padahal secara kebutuhan, seharusnya kan di sana yang lebih banyak," kata Yanu seperti dilansir Republika.co.id, Rabu (24/6/2026).

Dia menjelaskan temuan tersebut diperoleh setelah BRIN mengawinkan data titik lokasi dapur dengan peta rasio kemiskinan dari 500 kabupaten/kota, angka prevalensi tengkes (stunting), jumlah sekolah, serta peta ketahanan dan kerentanan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Merespons ketimpangan antara pasokan dan kebutuhan tersebut, ia menawarkan solusi konstruktif bagi Badan Gizi Nasional (BGN) guna mereformasi skema pembiayaan agar manfaat program dapat tersalurkan dengan tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait