Beranda Umum BMKG: Puncak Kemarau Agustus-September 2026, El Nino Kuat Bertahan hingga Awal 2027

BMKG: Puncak Kemarau Agustus-September 2026, El Nino Kuat Bertahan hingga Awal 2027

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyatakan bahwa pada Agustus 2026, puncak kemarau diprediksi melanda 369 Zona Musim atau sekitar 48,84 persen wilayah daratan Indonesia.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa puncak musim kemarau 2026 akan berlangsung pada Agustus hingga September. Fenomena El Nino diprediksi terus bertahan hingga awal tahun 2027 dengan intensitas yang telah memasuki kategori kuat.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyatakan bahwa pada Agustus 2026, puncak kemarau diprediksi melanda 369 Zona Musim atau sekitar 48,84 persen wilayah daratan Indonesia.

Cakupan ini meliputi Sumatra bagian tengah, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Memasuki September 2026, sebanyak 169 Zona Musim (25,41 persen wilayah) akan mengalami puncak kemarau, mencakup Sumatra Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengungkapkan bahwa musim kemarau tahun ini diprediksi lebih kering dan lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Berdasarkan pemantauan, indeks Nino 3.4 telah mencapai angka 1,56, menandakan El Nino telah melampaui ambang kategori kuat.

"BMKG memprediksi fenomena El Nino akan terus bertahan hingga awal tahun 2027 dengan peluang intensitas mencapai kategori moderat sebesar 98 persen dan kategori kuat sebesar 62 persen," ujar Ardhasena.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait