CARAPANDANG - Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada Jumat (26/6) mengeluarkan peringatan mengenai potensi topan yang mendekat dari arah Samudra Pasifik dan diperkirakan akan menerjang daratan akhir pekan ini.
Peringatan itu dikeluarkan di tengah hujan lebat yang melanda wilayah barat dan timur Jepang.
Selain Topan Higos, JMA juga memantau pergerakan Topan Mekkhala. Topan itu telah mendekati wilayah Amami di Prefektur Kagoshima pada Jumat dan diperkirakan bergerak ke wilayah Kanto pada Sabtu.
Meski kedua topan diprediksi melemah menjadi siklon ekstratropis setelah mendekati daratan, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai risiko tanah longsor dan banjir.
Menurut Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang, lebih dari dua juta warga di 13 prefektur di wilayah Kinki dan Kyushu telah menerima perintah evakuasi akibat tingginya curah hujan hingga Jumat pukul 07.00 waktu setempat.
Di Kota Seika, Prefektur Kyoto, peringatan keselamatan darurat Level 5 telah diberlakukan di beberapa wilayah setelah terjadi tanah longsor pada Jumat pagi.
Badan cuaca melaporkan curah hujan kumulatif di Goto, Prefektur Nagasaki, mencapai 600 milimeter (mm) sejak Selasa hingga Jumat pagi. Di Aso (Prefektur Kumamoto) dan Ureshino (Prefektur Saga), curah hujan juga telah melampaui 500 mm.
Masyarakat di Prefektur Okinawa dan Jepang bagian timur diminta bersiap menghadapi potensi badai yang kuat.