"Selalu merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk datang ke rumah kedua saya di sini. Kita sudah saling mengenal selama beberapa dekade, saya rasa," kata Prabowo.
Pada pertemuan ketiga kalinya ini, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah fokus membahas isu Palestina, khususnya situasi di Gaza dan Tepi Barat.
Dalam pertemuan itu, Presiden menyampaikan kekhawatirannya mengenai aksi kekerasan yang dilakukan oleh zionis Israel kepada rakyat Palestina di Tepi Barat.
Menurut Presiden, insiden-insiden yang terjadi di Tepi Barat itu dapat menghambat upaya perdamaian di Gaza yang dilakukan oleh Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).
Dalam pertemuan bilateral itu, Presiden Prabowo turut didampingi oleh sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sementara itu, Raja Yordania didampingi oleh Putra Mahkota Pangeran Hussein bin Abdullah al-Hashimi, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi, dan beberapa pejabat negara lainnya serta petinggi dari militer.