Curah hujan tinggi yang terjadi selama tiga hari terakhir juga memicu tanah longsor di beberapa titik. Enam rumah di Anduonohu dan satu unit rumah di Kecamatan Kendari Barat rusak akibat tertimpa material longsor.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan permohonan maaf kepada warga terdampak saat meninjau langsung lokasi banjir.
"Mohon maaf yang sebesar-besarnya dari kami pemerintah kota Kendari kepada seluruh warga kota, apabila belum maksimal dalam penanganannya karena ini lintas sektor," ungkapnya.
Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat terkait solusi antisipasi banjir.
BPBD Kota Kendari meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor.