Beranda Daerah Banjir Makassar Meluas, 545 Warga Mengungsi di Masjid dan Sekolah

Banjir Makassar Meluas, 545 Warga Mengungsi di Masjid dan Sekolah

Berdasarkan data BPBD Makassar hingga Rabu (25/2/2026), jumlah pengungsi tercatat 545 jiwa dari 169 kepala keluarga (KK).

0
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar saat membantu warga mengungsi (Antarafoto)

CARAPANDANG - Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, semakin meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat sebanyak 545 warga terpaksa mengungsi akibat banjir yang merendam permukiman di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya.

Mengutip laporan Media Indonesia, berdasarkan data BPBD Makassar hingga Rabu (25/2/2026), jumlah pengungsi tercatat 545 jiwa dari 169 kepala keluarga (KK). Angka tersebut meningkat signifikan dalam 24 jam terakhir akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur kota tersebut.

Enam titik pengungsian didirikan untuk menampung warga terdampak banjir. Wilayah Kecamatan Biringkanaya menjadi lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 140 KK atau 482 jiwa. Sementara di Kecamatan Manggala tercatat 29 KK atau 90 jiwa mengungsi.

Di Kecamatan Biringkanaya, pengungsi tersebar di Masjid Lailatul Qadar BTP Blok AF, Kelurahan Katimbang sebanyak 67 KK atau 232 jiwa. Kemudian di Masjid Nurul Ikhlas Kelurahan Katimbang sebanyak 40 KK atau 133 jiwa.

Selain itu, 24 KK atau 86 jiwa mengungsi di SD Paccerakkang Kelurahan Katimbang, serta 9 KK atau 31 jiwa di Masjid Al Ramun Kelurahan Paccerakkang.

Sementara di Kecamatan Manggala, pengungsi diarahkan ke Masjid Jabal Nur Kelurahan Manggala sebanyak 12 KK atau 36 jiwa. Di Masjid Yuda Alfatih, tercatat 7 KK atau 27 jiwa mengungsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait