“Saya sudah melaporkan kepada Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan Bapak Presiden memberikan arahan agar segera dibangun. Supaya apa? Kita ini kan butuh survival,” tegas Bahlil.
Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas penyimpanan dari yang saat ini hanya mampu mencukupi kebutuhan 25-26 hari, menjadi 90 hari sesuai standar internasional.
Bahlil menambahkan bahwa investor untuk proyek strategis tersebut sudah ada, yang merupakan kombinasi dari dalam negeri dan luar negeri, namun dipastikan bukan berasal dari Amerika Serikat. Pembangunan storage ini akan melibatkan pihak swasta.