Beranda Internasional AS-Iran Saling Ancam, Krisis Energi Semakin Memburuk

AS-Iran Saling Ancam, Krisis Energi Semakin Memburuk

harga gas Eropa tercatat melonjak hingga 35% dalam sepekan terakhir

0
Iran Vs AS

CARAPANDANG - Ketegangan di Timur Tengah kian memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ultimatum keras kepada Iran terkait penutupan Selat Hormuz, jalur vital energi dunia.

Mengutip Reuters, Trump mengancam akan "menghancurkan" pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak segera membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam.

"Jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz dalam waktu 48 JAM, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka," tulis Trump di media sosial, Minggu (22/3/2026).

Ancaman tersebut muncul di tengah meningkatnya gangguan terhadap lalu lintas kapal di Selat Hormuz, jalur sempit yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Ketegangan ini telah memicu lonjakan harga energi global, bahkan harga gas Eropa tercatat melonjak hingga 35% dalam sepekan terakhir.

Trump juga menyindir sekutu NATO yang dinilai enggan terlibat dalam konflik, meskipun sebagian menyatakan masih mempertimbangkan langkah lebih lanjut.

Respons keras datang dari Teheran. Komando militer utama Iran, Khatam al-Anbiya Central Headquarters, memperingatkan bahwa pihaknya akan menyerang berbagai infrastruktur strategis milik Amerika Serikat dan sekutunya jika fasilitas energi Iran diserang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait