Guinness World Records secara resmi mencatat Valentina Vasilyeva sebagai pemegang rekor "Ibu dengan Kelahiran Terbanyak" (Most Prolific Mother Ever) dalam sejarah.
Rekor ini didasarkan pada catatan dari Biara Nikolsky di Shuya serta laporan yang dikirimkan ke Moskow oleh para pedagang Inggris pada masa itu.
Dari sudut pandang medis, para ahli menduga Valentina kemungkinan mengalami kondisi hiper-ovulasi, yaitu kecenderungan genetik untuk melepaskan banyak sel telur dalam satu siklus menstruasi.
Kondisi inilah yang memungkinkan seorang wanita mengandung anak kembar atau lebih dalam satu kehamilan secara konsisten.
Feodor Vassilyev, suami Valentina, dilaporkan memiliki total dua istri sepanjang hidupnya. Dari pernikahan keduanya, ia dikaruniai 18 anak lagi, sehingga total keturunan Feodor mencapai 87 anak.
Meskipun diakui oleh Guinness World Records, beberapa sejarawan tetap meragukan keakuratan catatan ini. Mereka berargumen bahwa dokumentasi abad ke-18 tidak seakurat standar modern, dan angka 69 anak mungkin merupakan hasil pembulatan atau kesalahan pencatatan.
Namun hingga kini, belum ada bukti yang cukup untuk membantah klaim tersebut, dan nama Valentina Vasilyeva tetap tercatat dalam sejarah sebagai simbol kesuburan luar biasa yang pernah dicatatkan manusia.