Beranda Suara Senayan Anggota DPR: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Mafia Digital

Anggota DPR: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Mafia Digital

Judi online bukan lagi sekadar persoalan individu atau kebiasaan buruk. Ini sudah menjadi kejahatan siber terorganisir yang menggerogoti ekonomi rakyat dan mengancam ketahanan sosial bangsa.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG – Anggota DPR RI, Yasonna H. Laoly meminta kepada pemerintah, penegak hukum, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar segera mengambil langkah yang lebih tegas dan tanpa kompromi dalam memberantas judi online serta teror pinjaman online yang dinilai semakin mengancam masyarakat.

Dia menilai bahwa jeratan judi online dan pinjaman online telah memberi dampak yang luar biasa dalam kehidupan di masyarakat, mulai dari kehancuran ekonomi keluarga, tekanan psikologis, hingga sejumlah kasus bunuh diri.

Mantan Menteri Hukum dan HAM ini tegas mengatakan bahwa judi online bukan lagi sekadar persoalan individu atau kebiasaan buruk. Ini sudah menjadi kejahatan siber terorganisir yang menggerogoti ekonomi rakyat dan mengancam ketahanan sosial bangsa.

“Negara harus hadir dengan tindakan yang lebih keras dan tanpa kompromi," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta pada Selasa, 16 Juni 2026.

Yasona mengapresiasi langkah Komdigi yang telah memutus akses 3,45 juta situs judi online serta mengajukan pembekuan lebih 25 ribu rekening yang diduga terkait aktivitas perjudian daring.

Namun, sangat disayangkan, fakta di lapangan menunjukkan bahwa perang terhadap judol ini masih jauh dari kata selesai. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait