Tahun ini menandai awal dari Rencana Lima Tahun ke-15 China (2026-2030), sementara AS memperingati 250 tahun berdirinya negara tersebut. Pada Jumat (15/5), dalam pertemuan tertutup di kompleks kepemimpinan Zhongnanhai di pusat kota Beijing, Xi mengatakan kepada Trump, "Sementara Presiden Trump berharap menjadikan Amerika kembali hebat, saya berdedikasi untuk memimpin rakyat China menuju peremajaan nasional."
Di tengah transformasi global yang belum pernah terjadi sebelumnya, China dan AS juga diharapkan bekerja sama dalam menghadapi tantangan global yang mendesak.
Saat bertemu mantan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Beijing pada 2024, Xi mengutip konsep lain yang dipetik dari filsafat harmoni China tradisional, "Penumpang dalam perahu yang sama harus saling membantu."
"Saat ini, menurut saya, penghuni planet yang sama juga harus saling membantu," katanya.
Seperti yang diamati Xi, "Tidak ada individu atau negara yang dapat tetap terisolasi dari tantangan bersama yang kita hadapi. Satu-satunya jalan ke depan adalah melalui solidaritas dan hidup berdampingan secara harmonis."