CARAPANDANG - Sejumlah akademisi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menilai pemaparan Presiden Prabowo Subianto dalam Sarasehan Kebangsaan, memberikan pemahaman mengenai berbagai aliran dalam bernegara kepada para peserta yang hadir di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (26/6).
Rektor UPN Veteran Yogyakarta Mohammad Irhas Effendi dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Sabtu, menilai paparan Presiden Prabowo memberikan gambaran yang komprehensif mengenai berbagai aliran dalam bernegara kepada para peserta sarasehan.
Menurut dia, penjelasan Presiden mengenai ideologi, ekonomi, hingga realisme memberikan pemahaman bahwa setiap negara memiliki pendekatan dan karakteristik yang berbeda dalam menjalankan pemerintahan.
"Penjelasan Presiden mengenai ideologi, ekonomi, hingga realisme memberikan pemahaman bahwa setiap negara memiliki pendekatan dan karakteristik yang berbeda dalam menjalankan pemerintahan," kata Irhas.
Irhas berharap Indonesia dapat mengadopsi nilai-nilai terbaik dari berbagai pendekatan tersebut untuk memperkuat pembangunan nasional.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah terhadap masukan dari berbagai elemen masyarakat agar gagasan pembangunan dapat diimplementasikan secara efektif.
Sarasehan Kebangsaan bertema "Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia" itu diselenggarakan bersamaan dengan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026.