CARAPANDANG - Sebanyak 25 objek baru dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO dalam sesi ke-48 Komite Warisan Dunia yang sedang berlangsung di Busan, Korea Selatan, demikian diumumkan UNESCO pada Selasa (28/7).
Menurut UNESCO, objek-objek yang baru dimasukkan tersebut terdiri dari 19 situs budaya, lima situs alam, dan satu situs campuran, sehingga menambah total objek Warisan Dunia menjadi 1.273.
Foto yang diabadikan pada 22 Maret 2017 ini menunjukkan masjid Nabi Yahya di dekat Desa Sebastia, sebuah situs bersejarah dari era Romawi, di sebelah utara Kota Nablus, Tepi Barat. (Xinhua/Ayman Nobani)
Sebanyak tiga objek dimasukkan melalui prosedur darurat, yaitu Lanskap Migrasi Boma-Badingilo di Sudan Selatan, Kastel Gunung Amel di Lebanon, dan Sebastia di Palestina. Tiga objek tersebut juga termasuk di antara enam situs yang ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya pada tahun ini.
"Penggunaan mekanisme darurat ini untuk tiga situs dalam satu sesi menggarisbawahi meningkatnya jumlah objek warisan yang terancam di kawasan-kawasan terdampak konflik dan instabilitas, serta mencerminkan tekad Komite untuk memperluas perlindungan dan pengakuan internasional sebelum terlambat," ungkap UNESCO.