Ancaman tahun kelam benar-benar membayangi Real Madrid. Kegagalan meraih trofi Liga Spanyol 2025/2026 akan membuat Los Blancos mencatatkan musim tanpa gelar untuk kedua kalinya secara beruntun, sebuah kegagalan terbesar dalam satu dekade terakhir.
Hingga pekan ke-31, Madrid tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Barcelona dengan hanya tujuh pertandingan tersisa. Tim asuhan Alvaro Arbeloa mengoleksi 70 poin, sementara Barcelona nyaman di puncak dengan 79 poin.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, secara terbuka menyatakan kemarahannya. Usai tim dihempas Bayern Munchen di perempat final Liga Champions, Perez masuk ke ruang ganti dan menyemprot skuad.
"Satu musim tanpa gelar adalah kegagalan, dua musim tanpa gelar tidak dapat diterima," tegas Perez dalam video yang beredar, seperti dilansir dari berbagai sumber.
"Saya berterima kasih atas usaha kalian hari ini, tetapi musim ini benar-benar mengecewakan. Bermain untuk Real Madrid adalah hak istimewa dengan banyak kewajiban. Banyak dari kalian yang belum memenuhinya. Setidaknya selesaikan liga dengan bermartabat," paparnya.
Kepastian Madrid tanpa gelar utama sudah tidak terelakkan. Mereka sudah tersingkir lebih awal dari Copa del Rey oleh tim divisi dua Albacete di pertandingan pertama Arbeloa.
Di Liga Champions, mimpi pupus setelah kalah agregat 4-6 dari Bayern Munchen di perempat final.