Beranda Internasional 1.900 Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Berlakukan Aturan Ketat Perlintasan

1.900 Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Berlakukan Aturan Ketat Perlintasan

Berdasarkan data pelacak kapal MarineTraffic per 20-22 Maret, kapal-kapal yang tidak dapat beroperasi tersebut terdiri atas 324 kapasitas curah (bulk carriers), 315 kapal pengangkut produk minyak/kimia, 267 kapal pengangkut produk minyak bumi, dan 211 kapal tanker minyak mentah.

0
Ilustrasi

Pada Jumat (27/3), IRGC mengumumkan telah memutar balik tiga kapal kontainer berbendera berbeda yang mencoba melintasi Selat Hormuz. Tindakan ini dilakukan setelah ketiga kapal tersebut mengabaikan peringatan.

"Pagi ini, setelah kebohongan presiden Amerika Serikat yang korup yang mengklaim Selat Hormuz terbuka, tiga kapal kontainer dari berbagai negara diputar balik setelah mendapat peringatan dari Angkatan Laut IRGC," demikian pernyataan IRGC di situs Sepah News.

IRGC menegaskan bahwa Selat Hormuz kini ditutup untuk kapal-kapal yang berasal dari atau menuju pelabuhan yang terkait dengan sekutu musuh Zionis-Amerika.

Di tengah pengetatan akses tersebut, Malaysia dan Thailand dilaporkan berhasil memperoleh izin dari Iran untuk melintasi Selat Hormuz melalui jalur diplomatik.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengungkapkan bahwa izin diperoleh setelah berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin negara, termasuk Presiden Iran Masoud Pezeshkian. "Kami sekarang sedang dalam proses membebaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," ujar Anwar pada Kamis (26/3/2026).

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menjelaskan bahwa akses Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup, namun diberikan secara selektif.

"Untuk sejumlah negara yang kami anggap bersahabat, atau dalam kasus tertentu yang kami nilai perlu, angkatan bersenjata kami telah memberikan pengawalan secara aman," katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait