Darmawan menambahkan, pulihnya sistem kelistrikan secara menyeluruh turut mendukung pemulihan aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di Labuan Bajo.
“Pemulihan kelistrikan di Labuan Bajo menjadi bagian dari dukungan PLN bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini. Kami ingin memastikan kelistrikan terus mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur,” ujar Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan personel, material, dan peralatan ke sejumlah lokasi terdampak.
“Sejak gempa terjadi, kami langsung melakukan asesmen terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak. Kami menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap,” kata Eko.
Ia menjelaskan, proses pemulihan juga menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, seperti akses menuju beberapa lokasi yang mengalami kendala akibat dampak gempa.
“Petugas harus melakukan pemeriksaan titik demi titik sebelum jaringan dapat dinormalkan kembali. Di beberapa lokasi, kondisi akses dan infrastruktur yang terdampak menjadi tantangan tersendiri. Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” ucap dia menjelaskan.