Copilot juga kini mampu melacak penawaran harga secara daring. Misalnya, pengguna bisa memintanya mencari diskon atau potongan harga untuk suatu produk, dan Copilot akan mengirimkan notifikasi saat menemukan penawaran menarik, lengkap dengan tautan pembelian.
Namun, efektivitas Copilot dalam menyelesaikan berbagai tugas ini masih belum jelas. Microsoft belum merinci bagaimana fitur ini bekerja, dan tidak seperti beberapa pesaingnya, asisten virtual tersebut belum menyediakan data performa atau batasan fitur yang membutuhkan campur tangan manusia.
Perlu dicatat bahwa situs web tetap bisa memblokir Copilot, sebagaimana mereka bisa memblokir Operator milik OpenAI, terutama jika khawatir akan menurunnya trafik langsung yang berpotensi memengaruhi pendapatan iklan mereka.
Di luar fitur tersebut, Copilot juga mendapat peningkatan lain yang lebih jelas dan cenderung minim kontroversi.
Copilot kini dapat membuat podcast artifisial, mirip dengan fitur Audio Overviews di Google NotebookLM. Dengan memberikan tautan ke situs web atau riset, atau sumber lainnya, Copilot akan menghasilkan percakapan antara dua host virtual mengenai topik yang diminta pengguna.
Pengguna bisa menyela dan mengajukan pertanyaan kapan saja, dan host virtual akan menjawab secara kontekstual.
Di perangkat Android dan iOS, Copilot sekarang dapat “melihat” gambar di galeri atau kamera ponsel dan menjawab pertanyaan tentangnya.